Babinsa Sumpiuh Tak Lepas Dari Tracking Satgas Covid-19

Banyumas – Begitu yang dialami Sertu Alim Babinsa desa Karanggedang Koramil 10/Sumpiuh, saat Puskesmas I Sumpiuh melaksanakan tracing dan rapid antigen kepada 50 warga Desa Karanggedang kecamatan Sumpiuh kabupaten Banyumas. Kamis (15/07/2021).

 


Test swab antigen ini dilakukan kepada seluruh warga dari hasil penelusuran yang kontak erat dengan orang di Desa Karanggedang yang teridentifikasi positif Covid-19. Dengan harapan dapat mencegah adanya penyebaran virus lebih luas.

 

Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol melalui Danramil 10/Sumpiuh Kapten Arm Catur Hadi PM., menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang dengan kesadaran sendiri bersedia diperiksa untuk dilakukan test swab antigen. “Dengan adanya test swab ini, kita harapkan dapat mencegah adanya penyebaran virus lebih luas, paling tidak untuk meminimalisir penyebarannya.

 

Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga saya minta untuk ikut di swab antigen karena mereka yang selalu hadir di tengah masyarakat dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 diwilayah desa Karanggedang ini.

 


Sebagai Satgas penanganan Covid-19, Danramil bersama stakeholder lainnya terus menghimbau seluruh warga agar patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. Serta melaksanakan aturan yang sudah tertera dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19. Tegasnya.

 

Hana Nurkomala A.Md Keb  dari Puskesmas I Sumpiuh menyampaikan “Kalau semua warga disiplin prokes, kami yakin bisa memutus penyebaran Virus ini”. Bahwa pelaksanaan tracking yang dilanjut dengan test swab antigen terhadap warga yang kontak erat dengan terkonfirmasi Covid-19 dilaksanakan sebagai langkah antisipasi dari Puskesmas  I Sumpiuh  dalam rangka upaya pencegahan dan memutus mata rantai covid 19.

 

Dari 50 warga yang diswab antigen menyatakan 39 orang negatif dan 19 orang reaktif, untuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa karanggedang Alhamdulillah semua negatif covid-19. Sedangkan bagi warga yang reaktif dapat ditindaklanjuti sesuai kondisinya serta harus menjalankan isolasi mandiri. Pungkasnya. (AuL).