Koramil 07/Banyumas Melaksanakan Monitoring Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Di Puskesmas

Banyumas - Sebagai salah satu resiko tertinggi pada Covid-19, Lansia mendukung penuh program vaksinasi pemerintah. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kelompok masyarakat yang kebal dari berbagai penyakit menular, termasuk Covid-19.

 


Lansia memang memiliki risiko kematian akibat Covid-19 tertinggi dengan rasio fatalitas kasus sebesar empat kali lipat lebih tinggi. Sekitar 50 persen dari seluruh kematian akibat Covid-19 terjadi pada lansia. Padahal jumlah lansia hanya 12 persen dari total kasus Covid-19. Maka dari itu, percepatan vaksinasi Covid-19 pada lansia penting untuk dilakukan apalagi saat menjelang Idul Fitri.

 

Menyikapi hal tersebut Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra S.E., M.I.Pol., melalui Danramil 07/Banyumas Kapten Inf Mulyanto beserta Babinsanya melaksanakan monitoring dan pemantauan vaksinasi Covid-19 bagi lansia di puskesmas Banyumas kabupaten Banyumas dengan penanggung jawab dr. Kartikawati.  Senin 10/05/2021.

 

Danramil 07/Banyumas Kapten Inf Mulyanto menyampaikan semoga kehadiran vaksinasi Covid-19 bagi lansia memberikan harapan baru dalam mengendalikan pandemi di Indonesia. Ada 65 orang lansia yang hari ini di vaksin namun setelah melakukan pengecekan dan skrining tidak semua lansia memenuhi syarat untuk di vaksin, semua harus sesuai dengan tahapan yang sudah ditentukan oleh puskesmas Banyumas. tambahnya.

 


Danramil juga menegaskan bahwa penerapan disiplin protokol kesehatan menjadi kunci dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari sampai pandemi ini dapat diatasi dan berakhir, jadi setelah di vaksin jangan sampai disiplin menurun.

 

Sementara itu penanggungjawab vaksinasi puskesmas Banyumas dr. Kartikawati menyampaikan bahwa program vaksinasi untuk lansia di wilayah kecamatan Banyumas menggunakan jenis vaksin yang disuntikkan adalah Sinovac.

 

dokter menambahkan, sebelum divaksin, para lansia melalui serangkaian tes, baik konsultasi tentang riwayat penyakit, skrining, dan tensi darah, jadi hanya yang memenuhi syarat saja yang boleh di vaksin. (AuL).